APAKAH PELAYANAN PASIEN PESERTA BPJS DENGAN PASIEN UMUM BERBEDA ? (Disarikan dari berbagai sumber) Perlu diketahui bahwa secara regulasi, pelayanan pasien peserta BPJS Kesehatan dan pasien umum di fasilitas kesehatan (faskes) adalah setara dan tidak ada perbedaan dalam hal kualitas pelayanan medis. Namun, terdapat beberapa perbedaan mendasar dalam hal prosedur administratif dan fasilitas non-medis :
Read MoreMANFAAT PUASA BAGI KESEHATAN JIWA APAKAH IBADAH PUASA BISA MENINGKATRKAN KESEHATAN JIWA ? Ya, ibadah puasa terbukti dapat meningkatkan kesehatan jiwa, keimanan yang ada dalam diri seorang pelaku puasa menjadikan puasa yang dia lakukan membawa dia dalam sebuah keyakinan akan mendapatkan pahala yang besar, surga yang didambakan, cucuran barokah dalam kehidupan, limpahan kasih sayang dari
Read MoreRS ERNALDI BAHAR MENDUKUNG PAKTA INTEGRITAS DALAM PELAKSANAAN TUGAS DAN PELAYANAN YANG PROFESIONAL
Read MorePERUBAHAN JAM PENDAFTARAN RAWAT JALAN SELAMA BULAN RAMADHAN
Read MorePertemuan pendampingan Zona Integritas dari Inspektorat Prov. Sumsel kepada RS Erba, 18 Februari 2026
Read MoreDIALOG INTERAKTIF “INDONESIA SEHAT” dengan materi Kesehatan Jiwa. Setiap Jumat minggu ke 2 , 13 Februari 2026, dengan topik bahasan : ” DISFUNGSI SEKSUAL TERKAIT MASALAH KEJIWAAN ” RS Ernaldi Bahar Prov. Sumsel bekerja sama dengan RRI ( Radio Republik Indonesia ) dalam program dialog interaktif untuk berbagi informasi dan edukasi kepada masyarakat luas tentang
Read MorePASIEN GANGGUAN JIWA happy MINUM OBAT Mengarahkan pasien gangguan jiwa untuk minum obat memerlukan kesabaran ekstra dan strategi yang tepat agar mereka tidak merasa tertekan. Berikut adalah beberapa kiat praktis yang bisa Anda terapkan: 1). Bangun Rutinitas dan Lingkungan Kondusif -Sandingkan dengan Kebiasaan: Berikan obat pada waktu yang sama setiap hari, misalnya setelah sarapan atau
Read MorePASIEN GANGGUAN JIWA SERING MENOLAK OBAT Pasien gangguan jiwa sering menolak obat karena merasa sudah sembuh, bosan pengobatan jangka panjang, takut efek samping (pusing, kaku, mual), tidak sadar dirinya sakit (anosognosia), serta kurang dukungan keluarga atau stigma sosial. Faktor kognitif, biaya, dan ketidakpercayaan pada medis juga memicu ketidakpatuhan ini. Tentu saja ini sangat merugikan bagi
Read More