PENYEMBUHAN NON OBAT UNTUK GANGGUAN KESEHATAN MENTAL
( Disadur dan disarikan dari referensi sumber : All Points North, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang kesehatan pikiran dan tubuh. )
Perawatan kesehatan mental tidak harus berarti minum obat. Kemajuan dalam terapi dan intervensi perawatan telah dikembangkan untuk kesehatan mental.

Pilihan Pengobatan Non-Obat yang Efektif
1. Terapi Perilaku Kognitif
CBT menggunakan berbagai macam teknik dan strategi untuk membantu orang mengatasi gejala gangguan ini, mulai berpikir dan berperilaku dengan cara baru, dan menjalani kehidupan yang lebih bahagia dan lebih sehat dalam pemulihan, Anda akan belajar mengidentifikasi bagaimana pola pikir, perasaan, dan tindakan Anda sendiri dapat menghalangi Anda menjalani kehidupan terbaik dalam pemulihan. CBT efektif untuk mengobati :
-Depresi
-Gangguan kecemasan
-Gangguan penggunaan zat
-Gangguan stres pascatrauma
-Gangguan obsesif kompulsif
2. Terapi Perilaku Dialektis
Terapi perilaku dialektis(DBT) dibangun di atas elemen dasar CBT tetapi mengalihkan fokus dari mengubah pikiran atau perilaku yang bermasalah menuju pembelajaran apa yang perlu diterima daripada dimodifikasi.
DBT awalnya dirancang untuk pengobatan gangguan kepribadian ambang. Sebelum DBT diciptakan, gangguan kepribadian ambang tidak memiliki pilihan pengobatan yang efektif sama sekali. DBT intensif memang terbukti efektif untuk mencapai tujuan ini, tetapi dengan cepat menunjukkan hasil yang menjanjikan dalam mengobati sejumlah tantangan kesehatan mental lainnya juga.
Dalam DBT, Anda membagi waktu antara bertemu dengan terapis secara individual dan menghadiri kelompok pelatihan keterampilan khusus. Kelompok ini terbagi dalam empat kategori utama, termasuk:
-Kelompok pengaturan emosi
-Kelompok efektivitas interpersonal
-Kelompok toleransi kesusahan
-Kelompok latihan kesadaran
-Keempat modul pelatihan keterampilan ini merupakan inti dari DBT, dan masing-masing berkontribusi dalam membantu orang mengatasi tantangan mereka dengan kondisi kesehatan mental.
3. Desensitisasi dan Pemrosesan Ulang Gerakan Mata
Desensitisasi gerakan mata dan pemrosesan ulang(EMDR) diciptakan khusus sebagai pengobatan untuk trauma dan PTSD. Ini melibatkan pertemuan dengan terapis dengan pelatihan khusus dalam stimulasi bilateral, teknik yang melibatkan pengalihan perhatian Anda dari satu sisi tubuh ke sisi lain dan kembali lagi.
Dengan mengalihkan perhatian dari satu sisi tubuh ke sisi lainnya, Anda dipaksa untuk menggunakan kedua belahan otak selama terapi bicara. Teknik ini dapat membantu klien merasa lebih rileks selama terapi, menyelami situasi sulit lebih dalam, dan akhirnya menemukan pelepasan dari dampak trauma, tekanan, atau kecemasan.
4. Pelatihan Kesadaran
Perhatian penuh telah dengan cepat menjadi terkenal sebagai alat yang efektif dalam perawatan beberapa gangguan kesehatan mental yang berbeda, karena belajar mengadopsi perhatian penuh memiliki berbagai manfaat.
Mindfulness sering disebut sebagai kondisi kesadaran tanpa aktivitas mental, fokus sepenuhnya pada momen saat ini, dan tidak membiarkan pikiran lepas kendali dengan pikiran, kecemasan, ketakutan, kekhawatiran, atau tekanan. Terkadang kondisi ini digambarkan sebagai “berada di zona tersebut.”
Saat Anda memasuki kondisi ini, Anda dapat menyingkirkan stresor kesehatan mental ini, meskipun hanya untuk sementara. Belajar melakukannya dikaitkan dengan pengurangan kecemasan dan stres yang cepat dan dapat membantu banyak orang mengatasi tantangan kesehatan mental mereka sepenuhnya.
5. Stimulasi Magnetik Transkranial Dalam
Stimulasi magnetik transkranial dalam (dTMS) merupakan pendekatan inovatif untuk menangani kondisi kesehatan mental menggunakan teknologi medis canggih. Dalam banyak gangguan kesehatan mental umum, seperti depresi, kecemasan, dan gangguan obsesif-kompulsif, area otak tertentu jauh lebih tidak aktif jika dibandingkan dengan kontrol neurotipikal.
Ketika area ini mengalami peningkatan aktivitas listrik akibat dTMS, mereka membentuk koneksi yang lebih kuat satu sama lain. Koneksi saraf yang diperkuat ini meningkatkan aktivitas listrik dasar bahkan setelah sesi perawatan berakhir dan dapat secara langsung mengurangi gejala kesehatan mental yang dialami seseorang.
6. Terapi Oksigen Hiperbarik
Terapi oksigen hiperbarik (HBOT) adalah metode yang digunakan untuk membantu tubuh Anda memperbaiki dirinya sendiri. Jika Anda menderita gangguan kesehatan mental yang disebabkan oleh trauma fisik atau mengalami perubahan otak karena gangguan kesehatan mental, terapi oksigen hiperbarik dapat membantu menyembuhkan kerusakan ini dan memulai perjalanan pemulihan Anda.
Dengan HBOT, klien ditempatkan di ruang tertutup yang diisi dengan oksigen murni pada tekanan yang lebih tinggi dari biasanya. Hal ini meningkatkan simpanan oksigen yang tersedia di tubuh Anda, sehingga tubuh Anda dapat pulih lebih cepat dan melakukan perbaikan penting bagi kesehatan fisik dan mental.
Penelitian telah menunjukkan bahwa HBOT dapat menjadi bagian bermanfaat dari rencana perawatan kesehatan mental dan dapat memperbaiki gejala kondisi seperti PTSD, kecemasan, depresi, atau kesulitan dengan ingatan dan perhatian.
7. Umpan Balik Saraf
Neurofeedback adalah teknik yang dirancang untuk membantu orang memahami cara kerja otak mereka dan bagaimana mereka dapat mulai mengubah aktivitas otak.
Pengendalian sistem saraf pusat secara sadar ini dapat menjadi alat yang berharga untuk belajar menstabilkan dan mengatur emosi, membantu Anda tertidur lebih cepat, dan meningkatkan perhatian dan fokus. Neurofeedback adalah perawatan yang disetujui FDA dan dapat membantu mengatasi kondisi seperti kecemasan, depresi, dan bahkan gangguan kurang perhatian. (Hum-Iw)
Leave a Reply