Evaluasi Maturitas Penerapan Manajemen Risiko Pada Rumah Sakit Ernaldi Bahar Prov. Sumsel oleh BPKP.
————————————————————————-

Palembang, 21 November 2025
BPKP adalah Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan, sebuah lembaga pemerintah nonkementerian yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden. Tugas utamanya adalah menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pengawasan keuangan negara/daerah dan pembangunan nasional melalui berbagai kegiatan seperti audit, konsultasi, dan evaluasi.
Tujuan utama evaluasi maturitas penerapan manajemen risiko pada rumah sakit adalah untuk mengukur sejauh mana efektivitas dan kesiapan rumah sakit dalam mengidentifikasi, menilai, mengelola, serta memantau risiko operasional dan klinis secara komprehensif.
Secara lebih rinci, tujuan tersebut mencakup beberapa aspek penting:
– Peningkatan Kinerja dan Kualitas Pelayanan: Menilai tingkat kematangan membantu rumah sakit untuk mengidentifikasi kelemahan sistem dan proses kerja sebelum kejadian yang tidak diharapkan terjadi, yang pada akhirnya berkontribusi pada peningkatan mutu pelayanan kesehatan dan keselamatan pasien.
– Pengambilan Keputusan yang Lebih Baik: Evaluasi memberikan informasi penting bagi para pengambil keputusan (Unit Pemilik Risiko) mengenai prioritas risiko mana yang memerlukan penanganan lebih lanjut dan alokasi sumber daya yang tepat.
– Optimalisasi Respons Risiko: Memungkinkan rumah sakit untuk mengoptimalkan respons terhadap risiko, baik yang berasal dari faktor internal maupun eksternal, dan meningkatkan kemampuan dalam mengambil keputusan yang efektif di setiap elemen bisnis.
– Kepatuhan Terhadap Regulasi: Memastikan bahwa rumah sakit mematuhi standar dan regulasi yang berlaku terkait manajemen risiko dalam fasilitas kesehatan.
– Peningkatan Efisiensi Operasional: Dengan mengidentifikasi dan mengelola risiko secara proaktif, rumah sakit dapat mengurangi potensi kerugian finansial dan meningkatkan efisiensi operasional secara keseluruhan.
– Membangun Budaya Keselamatan: Proses evaluasi mendorong terciptanya budaya keselamatan dan peningkatan berkelanjutan di seluruh tingkatan staf, yang sangat penting dalam lingkungan pelayanan kesehatan.
– Dasar untuk Perbaikan Berkelanjutan: Hasil penilaian kematangan (skor/level maturitas) menjadi landasan untuk menyusun rencana tindak lanjut dan strategi perbaikan yang spesifik guna mencapai tingkat manajemen risiko yang lebih tinggi.
(humiw)
Bersama : Essy Yumidiansi
Leave a Reply