PSIKOSIS VS SKIZOFRENIA
(Disarikan dari berbagai sumber)
Psikosis dan skizofrenia adalah dua gangguan mental yang pengertiannya sering kali terbolik-balik.
Psikosis adalah kondisi ketika seseorang kehilangan kontak dengan kenyataan, sehingga sulit membedakan antara imajinasi dan dunia nyata.
Sementara itu, skizofrenia adalah salah satu jenis gangguan jiwa kronis yang di dalamnya memuat gejala psikosis sebagai salah satu tanda utamanya.

Berikut adalah detail lebih lanjut mengenai kedua kondisi tersebut :
1. PSIKOSIS bukanlah sebuah penyakit spesifik, melainkan serangkaian gejala dari gangguan mental. Seseorang yang mengalami psikosis akan mengalami perubahan cara berpikir dan perilaku yang drastis. Dua gejala utamanya meliputi :
– Halusinasi : Merasakan sesuatu yang sebenarnya tidak nyata, seperti mendengar suara-suara (bisikan), melihat bayangan, atau mencium bau tertentu.
– Delusi (Waham) : Memiliki keyakinan kuat yang tidak sesuai dengan fakta atau kenyataan, namun sangat diyakini kebenarannya oleh penderita.
Psikosis bisa dipicu oleh berbagai hal, mulai dari penyalahgunaan NAPZA, efek samping obat tertentu, trauma berat, hingga penyakit seperti gangguan bipolar atau skizofrenia.
2. SKIZOFRENIA adalah gangguan kesehatan mental berat yang bersifat jangka panjang (kronis) yang memengaruhi cara seseorang bertindak, berpikir, dan merasakan emosi. Penderita skizofrenia umumnya selalu mengalami episode psikosis, namun gejalanya jauh lebih kompleks. Gejala skizofrenia terbagi menjadi beberapa kategori, antara lain :
– Gejala Positif (Psikotik) : Adanya halusinasi dan delusi.
– Gejala Negatif : Berkurangnya ekspresi emosi, menarik diri dari pergaulan, serta hilangnya minat atau motivasi.
– Gangguan Kognitif : Kesulitan fokus, mengingat, dan memecahkan masalah.
– Gejala Motorik : Perilaku yang tidak teratur atau gerakan yang tidak wajar.
3. Perbedaan yang paling menonjol antara keduanya adalah adalah bahwa PSIKOSIS merujuk pada gejala spesifik (kehilangan kontak dengan realitas), sedangkan SKIZOFRENIA adalah penyakit mental spesifik yang mencakup gejala psikosis ditambah dengan gangguan fungsi otak dan emosi lainnya. PSIKOSIS bisa disembuhkan atau bersifat sementara, sementara SKIZOFRENIA memerlukan perawatan dan manajemen seumur hidup.
(humiw)
Leave a Reply